Rektor USU Dipanggil KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Muryanto Amin, sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara. Kasus ini menjerat Kepala Dinas PUPR Sumut nonaktif, Topan Ginting, sebagai salah satu tersangka.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut Muryanto dipanggil karena dianggap berada dalam lingkaran Gubernur Sumut Bobby Nasution. “Ini circle-nya, circle-nya termasuk kan Topan juga kan circle-nya,” ujar Asep pada Selasa (26/8/2025).
Hubungan dengan Bobby dan Topan Ginting
Penunjukan Topan Ginting sebagai Kadis PUPR Sumut pada Februari 2025 terjadi setelah Bobby menjabat Gubernur Sumut. Sebelumnya, Topan menjabat Kadis PU Kota Medan ketika Bobby masih Wali Kota, bahkan sempat dipercaya sebagai Plt Sekda Medan.
Meski demikian, Asep tidak memerinci detail keterkaitan Muryanto dengan Bobby. Menurutnya, pemanggilan dilakukan untuk menggali pengetahuan Muryanto terkait proses pengadaan jalan dalam kasus yang sedang diusut.
Pemeriksaan yang Tertunda
Muryanto dijadwalkan hadir sebagai saksi pada Jumat (15/8), namun tidak memenuhi panggilan. KPK memastikan akan memanggil kembali agar keterangan yang dibutuhkan dapat diperoleh penyidik.
Latar Belakang Kasus
Kasus korupsi proyek jalan di Sumut ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Setelah penyelidikan, lima orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni:
-
Topan Ginting (TOP) – Kadis PUPR Provinsi Sumut
-
Rasuli Efendi Siregar (RES) – Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut
-
Heliyanto (HEL) – PPK Satker PJN Wilayah I Sumut
-
M Akhirun Pilang (KIR) – Dirut PT DNG
-
M Rayhan Dulasmi Pilang (RAY) – Direktur PT RN
Dugaan Suap dan Fee Proyek
KPK menduga Topan Ginting mengatur pemenang lelang proyek jalan bernilai Rp 231,8 miliar agar perusahaan tertentu mendapat keuntungan. Dari proses itu, Topan disebut dijanjikan fee sebesar Rp 8 miliar.
Selain itu, Akhirun dan Rayhan diduga sudah menarik dana Rp 2 miliar yang rencananya akan disalurkan kepada pejabat yang membantu mereka memenangkan proyek.
Baca Juga: Demo DPR, Massa Kibarkan Bendera One Piece